Kamu yang selalu hadir di tidurku. Ketahuilah, aku sudah usai denganmu. Kubuka lembaran baru. Karena ku tahu aku dan kamu tak akan satu.
Cukupkan. Lepaskan. Relakan.
Angguk tanda setuju. Jangan kau goyahkan lagi aku. Sepakat?
Selasa, 27 September 2016
Akan ada kita
Dan aku bahagia, saat dia tersenyum, apalagi tertawa dengan lepasnya. Entah untuk siapa. Dia paham, aku rasa.
Tetaplah di sana. Menjaga setiap asaku untuk bersama. Tetaplah menjadi ceria, bagikan tawa, hapuskan duka. Ya, tolonglah, tetap berada di sana! Agar ku bisa tersenyum lega mendapati dan mengagumi makhluk Tuhan yang hampir sempurna.
Terima kasih, penghibur lara. Terima kasih asa penghapus dahaga.
Kelak, akan ada kita.
Catatan di suatu malam.
Yangon, 12 Agustus 2015
Tetaplah di sana. Menjaga setiap asaku untuk bersama. Tetaplah menjadi ceria, bagikan tawa, hapuskan duka. Ya, tolonglah, tetap berada di sana! Agar ku bisa tersenyum lega mendapati dan mengagumi makhluk Tuhan yang hampir sempurna.
Terima kasih, penghibur lara. Terima kasih asa penghapus dahaga.
Kelak, akan ada kita.
Catatan di suatu malam.
Yangon, 12 Agustus 2015
Langganan:
Postingan (Atom)