Minggu, 23 Oktober 2016

Singkat Cerita

Waktumu mungkin terlalu berharga untuk sekedar bertegur sapa
Atau egoku yang mungkin terlalu tinggi untuk dipenuhi
Ah, jangan-jangan memang alam raya tak berpihak pada kita

Kini saat kembali ke ribuan kilo jarak
Pada heningnya malam yang buatku terisak
Dan menyerah pada rindu yang terserak

Peluh. Keluh.
Mungkin sudah saatnya.
Mari angkat tangan dan berdoa.
Sampai jumpa pada waktunya.

Semoga.

Jakarta, Oktober Dua Puluh Tiga
Untukmu dan kita.

Selasa, 27 September 2016

Hai Dilan!

Kau datang dan jantungku berdegup kencang
Kau buatku terbang melayang
Tiada ku sangka getaran ini ada
Saat jumpa yang pertama

- Could it be, Raisa

Hai Dilan, perkenalkan, namaku Wulan
Kita punya nama dengan akhiran yang sama, sungguh suatu kebetulan!
Bukankah ini suatu pertanda yang menyenangkan?
Atau ini memang rencana Tuhan?


Mataku tak dapat terlepas darimu
Perhatikan setiap tingkahmu
Tertawa pada setiap candamu
Saat jumpa yang pertama

- Could it be, Raisa


Hai Dilan, kamu luar biasa!
Kamu buat aku tak berhenti tertawa
Meski sederhana, tapi bagiku kamu tak biasa
Kau buatku bertanya-tanya, kau buatku tergila-gila!


Ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir dirimu
Terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
Kuharap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
Ku tak harus memilikimu,tapi bolehkah ku selalu di dekatmu

- Jatuh Hati, Raisa


Hai Dilan, aku resmi, jatuh cinta!
Andaikan saja aku bisa..
Sayangnya, kau di sana
Di sebuah kisah apik sang pengarang cerita


**Terima kasih teramat sangat kepada Kang Pidi Baiq!